Minggu, 17 Februari 2013

Casello: Keep Calm and Never Say Give Up!

                                                                                                                   skor akhir (Yusuf Harfi/The Howdy Indonesia)
Sport - Asa Tim Basket SMA N 1 Wates untuk melaju ke babak kedua Turnamen Basket Platinum yang digelar di GOR Amongraga Jogjakarta (17/2) terhenti oleh Tim Basket SMA N 9 Jogjakarta. Walaupun demikian, tempat bertanding yang harus ditempuh lebih dari satu jam dari Kota Wates tidak menyurutkan semangat bertanding mereka

Sama-sama memanfaatkan even Platinum sebagai pemananasan jelang digelarnya turnamen basket DBL 2013, SMA N 1 Wates dan SMA N 9 Jogjakarta tampil all out. Pada awal quarter pertama Casello terlihat mengendalikan pertandingan. M. Aditya membuka keunggulan Casello dengan tembakan dua poinnya yang gagal di blok oleh pemain Trapsilla. Trapsilla tidak tinggal diam, mereka berhasil menutup quarter pertama dengan keunggulan 4-2 atas Casello.

                                                                                                                                Yusuf Harfi/ The Howdy Indonesia

Banyaknya kesalahan elementer seperti salah passing yang dilakukan pemain Casello membuat Trapsilla semakin menjauh pada quarter kedua. Seperti sadar akan kesalahannya, Casello mengejar ketertinggalannya pada quarter ketiga. Mereka berhasil menipiskan jarak 14-15 atas Trapsilla

Harapan datang ketika tembakan dua poin dari Lambang Kuncoro membalikkan keunggulan untuk Tim Basket Casello (sebutan SMA N 1 Wates) menjadi 16-15 atas Trapsilla (sebutan SMA N 9 Jogjakarta) di pertengahan quarter ke empat.


Keunggulan di sisa empat menit terakhir gagal dipertahankan Yoma dan kawan-kawan setelah Trapsilla kembali unggul dan menutup permainan dengan skor kemenangan 21-18.



"Jujur kecewa sih ada, level permainan Casello masih selalu tertekan masalah mental yang masih kurang, terlebih dalam antisipasi transposisi defense ke offense maupun sebaliknya yang masih kacau" Ungkap Pelatih Casello, Merary Puay kepada The Howdy Indonesia sesaat setelah pertandingan.

Walaupun demikian pelatih kece itu tetap memberikan kredit positif untuk anak asuhnya. "Permainan mereka terlihat lebih berbobot, mereka telah menunjukkan visi bermain mereka, kembali yang terpenting adalah mental itu tadi" kata pelatih Puay.

Jurnalis: Yusuf Harfi

Artikel Sebelumnya:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya harap anda puas membaca tulisan saya seperti halnya saya puas saat menulisnya.

You are what you write! Komentarmu mencerminkan isi otakmu. Mari bergabung bersama kami membudayakan berkomentar baik di internet. Jika tulisan diatas bermanfaat, sampaikan pada teman anda. Jika tidak, sampaikan pada saya