Minggu, 01 Januari 2012

10 Musuh Petani Tembakau

                                                                                                Zaini A (krjogja.com)
Howdy-Discuss - Cerita ini dimulai saat perjalanan saya dari Kebumen menuju Wates. Sebuah baliho besar yang terpasang di persimpangan jalan di daerah Purworejo menarik perhatian saya waktu itu. Sedikit terkejut terlihat jelas tulisan "10 Musuh Petani Tembakau dan Buruh Kretek", yang menampilkan foto-foto orang yang dianggap musuh petani tembakau dan buruh kretek. Sayangnya saya tidak sempat melihat kesepuluh orang tersebut, karena rasa penasaran saya cari informasi tentang baliho tersebut sesampai di rumah. Siapa saja mereka?








1. Psikolog anak, Kak Seto Mulyadi
2. Menteri Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih
3. Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait
4. Peneliti Lembaga Demografi FEUI, Abdillah Hasan
5. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo
6. Dokter, dr. Kartono Muhammad
7. Pengurus harian YLKI, Tulus Abadi
8. Kuasa Hukum LSM Warga Jakarta (Fakta), Azas Tigor Nainggolan
9. Penasihat PB IDI, Dr. Hakim Sorimoda Pohan
10. Advokat,  Todung Mulya Lubis

Seperti yang kita ketahui, baliho tersebut muncul akibat penolakan rancangan peraturan pemerintah (RPP) Pengendalian Dampak Produk Tembakau oleh pihak petani tembakau.Uniknya kesepuluh orang dalam baliho tersebut dikenal sebagai orang yang giat mengkampanyekan gaya hidup sehat tanpa rokok.  Masalah ini masih hangat dibicarakan di media. Semoga pemerintah bisa secepatnya mencari solusi untuk menyelesaikan persoalan ini (Yusuf Harfi)


5 komentar:

  1. mereka bukan musuh petani tembakau tetapi musuh cukong rokok baik lokal maupun asing yang hanya mengejar uang berlimpah dengan merusak generasi muda indonesia.

    BalasHapus
  2. Istilah musuh mungkin hanya emosional, karena kampanye anti tembakau yang mereka lakukan mungkin berpotensi menenggelamkan masa depan pertanian tembakau.

    BalasHapus
  3. Aku Daftar jadi yang kesebelas

    BalasHapus
  4. kalo gitu aku memusuhi 11 orang

    BalasHapus
  5. aq juga daftar yg ke dua belas, setuju banget dg aksi para aktivis tersebut, bahayanya bagi masyarakat banyak lebih besar dari pada manfaatnya

    BalasHapus

Saya harap anda puas membaca tulisan saya seperti halnya saya puas saat menulisnya.

You are what you write! Komentarmu mencerminkan isi otakmu. Mari bergabung bersama kami membudayakan berkomentar baik di internet. Jika tulisan diatas bermanfaat, sampaikan pada teman anda. Jika tidak, sampaikan pada saya