Minggu, 06 Mei 2012

Filosofi Dibalik "Kulonprogo The Jewel of Java"

Hot Topic- Demi mendukung pembangunan di segala aspek dalam memajukan daerah telah membuat Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta meluncurkan sebuah branding "Kulonprogo The Jewel of Java"

Branding tersebut sudah luncurkan sejak April 2011 lalu bertempat di Jakarta untuk memperkenalkan Kulonprogo kepada dunia nasional maupun internasional mengingat Kulonprogo memiliki potensi yang luar biasa seperti pada perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Ibarat sebuah permata yang belum terasah, Kulonprogo perlu digarap, dikelola, dan dikembangkan dengan sentuhan, polesan, dan kreativitas dalam sebuah kerangka kerja sama berbagai pihak hingga bisa menjadi permata kemilau di tanah Jawa.

Hingga kini, Pemerintah Daerah Kabupaten Kulonprogo terus mensosialisasikan branding "Kulonprogo The Jewel of Java" ini kepada masyarakat di Kulonprogo dan luar Kulonprogo, terlebih dalam menyambung mega proyek yang akan dibangun di Kulonprogo seperti pembangunan pelabuhan dan bandara di Kulonprogo. hal tersebut nampak dari seluruh kendaraan dinas di lingkungan Pemda Kulonprogo yang dipasangi branding tersebut di bagian belakang kendaraan. 

Dilansir dari situs resmi Pemda Kulonprogo, branding ini mempunyai misi untuk mempromosikan Kulonprogo tidak hanya sebagai bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta melainkan Kulonprogo berusaha mencitrakan diri sebagai daerah yang memiliki multi potensi alam yang didukung oleh sumber daya manusia yang diharapkan mampu menarik para investor untuk kesejahteraan kehidupan masyarakat Kulonprogo.

Branding ini memiliki filosofi yang mendalam bagi Kulonprogo, nama Kulon Progo yang ditulis menjadi satu melambangkan kesatuan Kulonprogo yang tidak terpisahkan 

Dilansir dari situs resmi Pemda Kulonprogo, huruf "K" yang membentuk alur memanjang vertikal-horisontal seperti sebuah keris. Melambangkan Kulon Progo sebagai daerah yang kaya nilai kebudayaan dan kesenian Jawa.

Huruf "P" melambangkan kepala Elang Jawa menunjukkan nilai keteguhan, keberanian dan komitmen Kulon Progo sebagai daerah yang melindungi keanekaragaman hayati. 

Huruf "G" mengibaratkan sisi kendi yang ada disetiap rumah di Kulon Progo. Kendi sendiri  perlambang keramahan, penerimaam, dan nilai kekeluargaan yang tumbuh dan berkembang dalam kultur kehidupan masyarakat Kulon Progo yang selalu menjunjung tinggi tradisi serta kebudayaan. 

Huruf "O" yang dimodifikasi menyerupai pemata yang berkilau melambangkan potensi-potensi yang dimiliki oleh Kulon Progo. Secara kesatuan melambangkan daerah Kulon Progo yang ibarat sebuah permata yang siap di kembangkan potensinya. *)Yusuf Harfi


4 komentar:

  1. tempat aku lahir nih... putra asli daerah :D

    BalasHapus
  2. Berbagi Kisah, Informasi dan Foto

    Tentang Indahnya INDONESIA

    www.jelajah-nesia.blogspot.com

    BalasHapus
  3. kp akan jd pusat ekonomi yogya di masa mendatang seiring rencana pembangunan mega proyek disana

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Saya harap anda puas membaca tulisan saya seperti halnya saya puas saat menulisnya.

You are what you write! Komentarmu mencerminkan isi otakmu. Mari bergabung bersama kami membudayakan berkomentar baik di internet. Jika tulisan diatas bermanfaat, sampaikan pada teman anda. Jika tidak, sampaikan pada saya