Rabu, 15 Juni 2011

Whistle Blower Of The Year

Hot Topic - Istilah whistle blower adalah suatu istilah untuk seseorang yang melaporkan suatu tindakan yang melanggar ketentuan hukum, bisa dikatakan orang yang melaporkan kasus ke publik. Mulai dari kasus ringan hingga kasus yang melibatkan banyak orang. Istilah ini belakangan sedang populer di Indonesia. Dalam postingan ini HI Blog memilihkan  3 tokoh yang mendapatkan gelar "Whistle Blower of The Year". Siapa saja mereka?


1. Komjen Pol Drs. Susno Duadji , S.H , M.Sc.
Siapa tak tahu mantan kepala bidang reserse kriminal Polri (Kabareskrim) ini, Komjen Susno Duadji. Orang yang dikenal dengan  istilah "cicak melawan buaya" Lahir di Pagar Alam, 1 Juli 1954, hampir setiap hari berita dirinya menghiasi dunia pemberitaan nasional. Namanya mencuat ketika ia mendapat gelar "whistle blower" setelah mengungkapkan adanya seorang pegawai pajak yang mempunyai rekening tidak wajar. Pegawai pajak yang dimaksud adalah Gayus Tambunan. Akibat dari terbongkarnya kasus ini, beberapa jenderal polisi, pejabat kejaksaan, kehakiman dan aparat dari Departemen Keuangan Republik Indonesia kehilangan jabatanya dan diperiksa atas dugaan bersekongkol untuk merugikan negara.





2. Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D.

Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D. atau yang lebih dikenal dengan nama Mahfud M.D. kini menjabat sebagai ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Lahir di Sampang, Madura, 13 Mei 1957. Belakangan ini, namanya menjadi buah bibir pemberitaan dalam negeri terkait kasus yang menimpa mantan bendahara umum partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Mahfud melaporkan Nazaruddin yang memberikan uang suap kepada Sekjen MK yang dilaporkan kepada Presiden SBY yang juga dewan pembina Partai Demokrat. Sebab itulah ia mendapat gelar "whistle blower".






3. Siami

Ini dia "whistle blower" yang bernasib tidak menyenangkan. Siami, seorang wali murid di SD N Gadel 2, Surabaya yang melaporkan kecurangan mencontek masal saat ujian harus menerima cercaan dan makian dari wali murid lainnya. Sungguh malang nasibnya, ia diusir dari kampungnya di Surabaya. Niat untuk memperjuangkan kejujuran harus berakhir dengan nasib yang tidak mujur. Meskipun begitu, banyak dukungan mengalir untuk mendukung tindakan Ibu Siami ini. 







Itulah tiga tokoh "Whistle Blower Of The Year" versi The Howdy Indonesia Blog. Semoga pembaca dapat mengambil manfaat dari artikel ini. Seperti dalam lirik lagu "Maju tak gentar, membela yang benar! ".


4 komentar:

  1. alih alih membela kebenaran mlh jadi korban, parah

    BalasHapus
  2. hadoh mba siami,
    kamu memang seorang whistle blower yg paling kena asemnya.. hhe". tpi sya kagum dgn semangat kejujuran mba siami ini... hebatttt

    BalasHapus
  3. 2011 segera berlalu, semoga tahun depan penegakan hukum di Indonesia lebih baik lagi

    BalasHapus

Saya harap anda puas membaca tulisan saya seperti halnya saya puas saat menulisnya.

You are what you write! Komentarmu mencerminkan isi otakmu. Mari bergabung bersama kami membudayakan berkomentar baik di internet. Jika tulisan diatas bermanfaat, sampaikan pada teman anda. Jika tidak, sampaikan pada saya